Belanja Makin Mudah Dengan Chatbot WhatsApp

WhatsApp menggandeng UKM Indonesia meluncurkan direktori ‘Pasar JuWAra’, chatbot WhatsApp berbasis API yang mempermudah konsumen untuk berbelanja langsung dari pedagang pasar tradisional terdekat melalui WhatsApp.

Program berhasil menyatukan 1.130 pedagang dari 66 pasar di 25 kota Indonesia. Mereka telah menjalani pelatihan WhatsApp Business dan mulai berdagang via WhatsApp.

Dengan adanya pandemi yang berakibat turunnya omzet pedagang pasar tradisional hingga hampir 40 perseb, ‘Pasar JuWAra’ memungkinkan mereka untuk meningkatkan penjualan secara daring, ketimbang bergantung pada kedatangan pembeli ke pasar.

Kementerian Koperasi dan UKM RI telah mengakui WhatsApp sebagai mitra strategis untuk memberdayakan dan membantu UMKM go digital melalui program ini.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita, dan salah satu sektor paling terdampak oleh pandemi. Oleh karena itu, kita perlu bekerja sama untuk membantu usaha-usaha ini tetap bertahan dan berkembang, salah satunya dengan program ‘Pasar JuWAra’,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, melalui keterangannya.

Ia menilai program ini mampu menciptakan peluang berharga bagi pedagang-pedagang di pasar untuk menjangkau jutaan pengguna WhatsApp di Indonesia.

Dukungan WhatsApp

WhatsApp juga berkomitmen akan terus mendukung upaya pemerintah mendigitalisasi UMKM di seluruh Indonesia.

“Tidak hanya berhenti di pelatihan WhatsApp Business dan pameran virtual, ke depannya kami berencana untuk mendaftarkan lebih banyak pedagang ke chatbot tersebut untuk terus menghubungkan para pedagang dengan jutaan konsumen di Indonesia melalui WhatsApp,” kata Manajer Kebijakan Publik WhatsApp Indonesia Esther Samboh.

Ia menambahkan perusahaan berharap semakin banyak masyarakat dapat menggunakan chatbot ini untuk berbelanja di kios pasar tradisional favorit mereka melalui WhatsApp.